PanduanBs
Home » News » 9 Hal yang harus dicek saat beli laptop baru atau bekas

9 Hal yang harus dicek saat beli laptop baru atau bekas

9 Hal yang harus dicek saat beli laptop baru atau bekas

Apa sih yang harus dicek saat beli laptop baru atau bekas? Saat membeli barang elektronik pasti ada berbagai hal yang menjadi pertimbangan. Mulai dari brand, spesifikasi, hingga harga, dan lain-lain. Saat membeli barang-barang elektronik kita juga pasti akan mempertimbangkan apakah akan membeli barang yang baru atau barang bekas (second). Tentunya ada kelebihan dan kekurangan saat kita akan membeli laptop, baik itu laptop bekas ataupun laptop baru. Nah, kalau kamu mau beli laptop, baik itu laptop bekas ataupun laptop baru, berikut kami akan bagi tips dan trik, hal-hal apa saja yang perlu kamu cek saat membeli laptop bekas maupun laptop baru.

Mau beli laptop yang bekas atau yang baru?

Hal pertama yang harus dicek saat beli laptop adalah kamu mau beli laptop bekas atau laptop yang baru? Tentunya ada sedikit perbedaan hal-hal yang perlu kamu perhatikan ketika mau beli laptop yang bekas atau yang baru. Kamu perlu menyesuaikan budget atau anggaran dan prioritas penggunaan laptop yang akan kamu beli nantinya. Contohnya kalau budget terbatas dan penggunaan hanya ringan-ringan saja seperti mengetik dan hiburan seperti menonton film atau mendengarkan musik, kamu bisa membeli laptop yang bekas atau laptop second. 

Tapi jika kebutuhanmu adalah laptop yang memiliki performa tinggi, seperti untuk bermain game dengan grafis yang bagus, atau untuk render file-file yang berat, kamu perlu menyesuaikan anggaran agar bisa membeli laptop dengan performa yang tinggi dan sebaiknya beli yang baru untuk kebutuhan ini. 

Hal apa yang harus dipertimbangkan saat beli laptop baru?

1. Sesuaikan kebutuhan

Hal yang paling awal sebelum menentukan beli laptop baru atau laptop bekas adalah dari kebutuhan. Misalnya kamu mau beli laptop untuk keperluan mengetik dan hiburan ringan seperti streaming video atau main game ringan, jika kebutuhanmu adalah itu, membeli laptop bekas bisa jadi opsi yang baik. Tapi kalau kebutuhanmu adalah main game berat dengan grafis tinggi, dan render file-file yang berat, ada baiknya kamu beli laptop yang baru. Kenapa beli yang baru? karena kalau beli baru performa laptop lebih terjamin, dan kamu juga bisa dapat garansi. Kalau beli bekas, belum tentu hal-hal semacam garansi ini bisa kamu dapatkan. 

2. Sesuaikan budget/anggaran

Kalau kamu sudah tau mau beli laptop untuk keperluan apa, selanjutnya sesuaikan budget atau anggaran. Khususnya kalau kamu beli laptop baru, kamu perlu menyiapkan dana yang agak lebih banyak dibanding beli laptop bekas. Tapi nggak masalah, meski agak mahal, laptop baru punya keunggulan, yaitu pasti ada garansi. Garansi ini penting khususnya kalau kamu beli barang-barang elektronik. Pemakaian alat elektronik yang bertahun-tahun akan rawan ada kerusakan, maka klaim garansi ini bisa jadi penyelamatmu. 

Penyesuaian budget dan anggaran ini sangat berpengaruh pada sesifikasi yang kamu akan dapatkan. Usahakan merinci setiap spesifikasi dari komponen-komponen yang ingin kamu dapatkan, agar sesuai dengan anggaran yang kamu keluarkan. Misal dengan budget 5 juta, minimal kamu bisa dapat laptop dengan RAM 4GB dan penyimpanan HDD 1TB/SSD 256 GB.

3. Bandingkan setiap produk dari berbagai brand

Setelah menyesuaikan kebutuhan dan anggaran, selanjutnya kamu bisa riset dengan searching di berbagai marketplace atau toko-toko online. Kamu bisa cari-cari sesuai dengan budget dan spesifikasi laptop yang kamu inginkan. Ada berbagai brand laptop, dengan berbagai spesifikasi dan harga yang pastinya bersaing. Dengan rentang harga yang telah kamu tentukan sebelumnya, kamu bisa mulai sortir atau pilih kira-kira laptop mana yang cocok, yang mau kamu beli. 

Hal apa yang harus dicek saat beli laptop bekas?

1. Kelengkapan laptop

Hal pertama yang bisa kamu cek atau tanyakan kepada penjual adalah tentang kelengkapan laptop, umumnya ada laptop bekas yang dijual lengkap sampai ke kardus-kardusnya, namun tak jarang banyak juga yang menjual laptop dan chargernya, atau bahkan hanya menjual laptopnya saja. 

Kelengkapan ini penting untuk kamu pertimbangkan ketika membeli laptop bekas. Misalnya ketika kamu beli laptop bekas dan kelengkapannya utuh sampai ke kardus dan buku panduan serta kartu garansi setidaknya menjadi bukti sah bahwa laptop itu memang legal kepemilikannya. Karena tak jarang ditemui laptop bekas yang dijual dari hasil curian, perlu diperhatikan nggak semua laptop yang kelengkapannya kurang adalah hasil curian ya. Jadilah smart buyer dan jangan ragu buat tanya-tanya ke penjualnya. 

2. Riwayat pemakaian

Riwayat pemakaian laptop bekas juga penting buat kamu cek. Misalnya kamu bisa tanyakan sudah berapa lama laptopnya dipakai? terus sebelumnya dipakai buat apa saja? buat kerjaan yang berat-berat atau cuma buat pemakaian biasa?. Hal ini supaya kamu ada gambaran tentang kondisi laptop yang akan kamu beli. Tetunya semakin berat dan semakin lama pemakaian laptop akan mempengaruhi kinerjanya. Jadi tanyakan juga ya tentang riwayat pemakaian dari laptop bekas yang akan kamu beli. 

3. Bandingkan dengan harga di pasaran

Saat ini, gampang banget buat kamu nyari barang sesuai dengan budget yang kamu anggarkan. Kalau kamu beli laptop bekas usahakan riset sedikit dengan searching-searching di Google, marketplace, atau situs pembanding harga. Saat ini banyak sekali situs pembanding harga, di sana ada juga rincian harga update dari laptop keluaran terbaru dan juga kisaran harga bekasnya. Meski nggak bisa jadi patokan, seenggaknya kalau kamu beli laptop bekas kamu jadi ada gambaran tentang harganya. Jangan sampai dengan anggaran yang kamu punya kamu malah ketipu dengan harga.

4. Kondisi bodi laptop

Kondisi bodi laptop bekas bisa kamu liat secara langsung kalau kamu beli langsung atau lewat foto/video kalau kamu belinya online. Kamu bisa liat penampakan luar dari laptop bekas yang ingin kamu beli, kalau bekas dalam keadaan baik biasanya normal bila ada sedikit baretan-baretan karena pemakaian. Tapi kalau kondisinya udah mengkhawatirkan, yaitu ada yang patah atau bagian sekrup yang hilang, kamu bisa berpikir lagi buat beli laptop bekas tersebut. Biasanya kondisi yang paling rawan ada di sudut-sudut laptop dan juga bagian engselnya. Kamu bisa liat dan cek bagian tersebut, jangan lupa juga buat cek layarnya/lcd.

5. Kondisi perangkat laptop

Maksud dari kondisi perangkat di sini yaitu mencakup sensornya apakah bekerja dengan baik yaitu koneksi wirelessnya. Coba cek daya tangkap sinyalnya, apakah bisa menangkap sinyal wifi dengan baik? lalu speaker dan microphonenya apakah dalam keadaan baik?. Selanjutnya kamu bisa cek juga trackpad dan keyboardnya apakah masih berfungsi dengan semestinya?. Kalau semua hal tersebut dirasa normal dan baik, kamu bisa pertimbangin buat beli laptop bekas tersebut. 

6. Kinerja laptop

Kamu bisa cek kinerja laptop, mulai dari chargernya, coba colok ke saluran listrik apakah bisa mengecas dengan baik?, lalu coba nyalakan laptopnya, apakah proses bootingnya berjalan wajar, lalu cek kondisi layarnya juga apakah normal?. Kamu bisa coba juga untuk mainin game yang ada atau sudah terinstal di laptop untuk liat kinerjanya, atau putar video untuk liat bagaimana performa laptop bekas tersebut. Kalau semuanya normal dan baik, kamu bisa pertimbangin buat beli laptop bekas tersebut.

Kesimpulan beli laptop baru atau laptop bekas

Jadi buat kamu yang mau beli laptop yang baru maupun laptop bekas, pertimbangan ada di kamu sendiri, sesuaikan dengan keperluan dan budget yang kamu miliki. Buat beli laptop baru atau laptop bekas, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Nah, Sekarang sudah tau kan apa yang harus dicek saat beli laptop baru atau bekas. Jadi makin yakin nih beli laptop.

Add comment

Subscribe

AdBlocker Message

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.