PanduanBs
Home » Android » [Gratis] Software Pembuat Aplikasi Android Offline atau Online

[Gratis] Software Pembuat Aplikasi Android Offline atau Online

Software Pembuat Aplikasi Android Offline atau Online

Pengen tau software pembuat aplikasi android secara online ataupun offline? Sebelumnya, pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan kata android. Pada umumnya zaman sekarang setiap orang setidaknya memiliki satu smartphone yangberbasis android. Tapi apakah kamu tau apa itu android? Mengutip dari wikipedia Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti telepon pintar (smartphone) dan komputer tablet.

Karena sifatnya yang terbuka (open souce). Saat ini banyak sekali berbagai aplikasi pendukung yang bisa di unduh secara gratis di play store milik google. Kamu juga bisa bikin aplikasi yang kamu idamkan. Sedikit menjelaskan tentang aplikasi android, di kutip dari developer.android.com Aplikasi android adalah aplikasi yang ditulis dalam bahasa pemrograman Java. Selanjutnya Android SDK Tools mengompilasi kode kamu —bersama data dan file sumber daya— menjadi sebuah APK : yaitu sebuah paket Android, yang berupa file arsip dengan akhiran .apk. Satu file APK berisi semua materi aplikasi Android dan merupakan file yang digunakan perangkat Android untuk memasang aplikasi.

Saat ini, ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk dapat membuat aplikasi android yaitu dengan menggunakan tool online dan menggunakan tool aplikasi offline.

Pada artikel kali ini panduanbs akan membahas berbagai software pembuat aplikasi android yang dapat kamu jalankan secara online ataupun offline. Yuk simak dengan baik-baik.

Pembuat Aplikasi Android Online

Pada opsi yang pertama kamu dapat membuat aplikasi android secara online. Tidak ada kebutuhan khusus (mengetahui bahasa pemograman) untuk membuat aplikasi dengan online. Kebanyakan site pembuat aplikasi android ini hanya dengan tarik dan lepaskan (drag and drop).

1. Appsgeyser

Appsgeyser adalah website untuk membuat aplikasi android secara online. Salah satu kelebihan dari appsgeyser adalah kamu bisa tanpa keahliah kode pemogaman (tanpa koding).  Website ini sangat direkomendasikan untuk kamu para developer android pemula yang ingin belajar bagaimana cara membuat aplikasi.

Aplikasi yang bisa dibuat memiliki semua fitur yang kamu butuhkan termasuk perpesanan, sosial-sharing, tab dan dukungan penuh untuk peningkatan HTML5. Berikut adalah kategori yang bisa kamu buat melalui AppGeyser

  • Mssenger
  • Website
  • Browser
  • Media Player
  • Music
  • Online Store
  • Mobile TV

2. Andromo

Andromo merupakan salah satu situs yang dapat kamu gunakan untuk membuat aplikasi Android dengan mudah dan tanpa harus menguasi bahasa pemrograman (koding). Dengan situs Andromo, kamu dapat membuat aplikasi seperti audio player, map, navigation, aplikasi seperti Facebook, Twitter, Video Youtube, dan lain sebagainya.

Kamu bisa mengontrol tampilan dan layout.

Ya salah satu kelebihan dari andromo yaitu kamu mengontrol tampilan aplikasi secara penuh dan memberikan copyright identitas kamu. Kamu yang mengkonfigurasi tampilan dasbor dan dropdown. Kamu juga dapat memilih warna, dan mengunggah ikon dan gambar sesuka kamu .

Kamu bisa menghasilkan Uang.

Memiliki aplikasi adalah salah satu cara yang bagus untuk menghasilkan uang, dan ada beberapa cara untuk melakukannya, yaitu dengan membuat aplikasi di Andromo. Disisi lain kamu dapat memperoleh pendapatan iklan dengan memasukkan iklan di aplikasi kamu. Kamu dapat menjual aplikasi di Google Play. Atau kamu bisa menggunakan aplikasi buatanmu untuk mempromosikan dan mengiklankan bisnis kamu (band, organisasi channel youtube, dll.).

Dibalik berbagai fitur yang ditawarkannya, situs ini terdapat beberapa iklan atau banner yang mememungkin kamu sendikit merasa risi dan terganggu dengan iklan tersebut, akan tetapi andromo akan memberikanmu akses penuh dengan berbagai fitur seperti galeri foto, video, pemutar musik, peta interaktif RSS / feed.

3. MIT App Inventor

MIT App Inventor adalah website pemrograman visual yang intuitif yang memungkinkan kamu bahkan semua orang – hingga anak-anak – untuk membuat aplikasi yang berfungsi penuh untuk smartphone dan tablet. Proyek MIT App Inventor berusaha untuk mendemokratisasi pengembangan perangkat lunak dengan memberdayakan semua orang, terutama orang muda, untuk beralih dari konsumsi teknologi ke penciptaan teknologi.

Yang baru untuk MIT App Inventor adalah kamu dapat memiliki aplikasi pertama yang sederhana dan berjalan dalam waktu kurang dari 30 menit. Dan apa lagi, kamu bias menggunakan app inventor dengan alat berbasis blok kami memfasilitasi pembuatan aplikasi yang kompleks dan berdampak tinggi dalam waktu yang jauh lebih sedikit daripada dengan pemrograman tradisional.

4. Appy Pie

Appypie merupakan App Builder Software berbasis cloud yang perkembangannya cukup pesat. Website ini memungkinkan kalian yang tidak atau kurang memahami bahasa pemrograman (java kususnya) untuk bisa membuat aplikasi Android & iPhone, dengan menggunakan AppyPie, kalian sudah langsung bisa  mepublikasikannya ke Google Play dan App Store.

Sama halnya dengan MIT App Inventor, appypie juga tidak perlu memasang atau mengunduh perlengkapan apapun, kamu hanya cukup menyeret & melepas (drag and Drop) laman aplikasi untuk membuat aplikasi seluler secara online. Begitu App yang kalian buat diterbitkan, kalian akan menerima aplikasi hybrid berbasis HTML5 yang sesuai dengan banyak OS. diantaranya: Android, iPhone, iPad, Windows Phone ataupun Blackberry sekalipun.

5. Good Barber

GoodBarber

Untuk kamu yang ingin membuat aplikasi Android dengan tampilan bergaya profesional, Good Barber merupakan layanan yang paling tepat untuk kalian. Layanan ini memungkinkan kalian membuat berbagai aplikasi Android dengan cepat dan mudah baik itu aplikasi native menggunakan Objective C untuk iOS dan Java untuk Android maupun aplikasi web progresif dengan menggunakan Angular JS.

Fitur GoodBarber

Untuk sisi tampilan, kalian bisa memanfaatkan berbagai jenis widget seperti navigasi, peta, menu, list untuk menampilkan foto, video, dan musik serta masih banyak lagi widget yang bisa kalian gunakan sesuai dengan kebutuhan kalian.

6. X Thunkable

Hampir sama dengan MIT Inventor. X Thunkable adalah pembuat aplikasi lintas-platform yang memungkinkan siapa saja untuk membangun aplikasi seluler asli mereka sendiri. Semua aplikasi yang dibangun di X Thunkable berfungsi untuk perangkat Android dan iOS. Kamu bisa dengan mudah merancang aplikasi yang indah, memprogram fungsionalitas yang kuat dengan blok drag & drop dan kemudian mengunggah aplikasi Anda ke Google Play Store dan App Store.

Pembuat Aplikasi Android Online

Pada opsi ini kamu setidaknya harus mengetahui setidaknya dari dasar beberapa bahasa pemograman. ya harus bisa ngoding sedikit-sedikit lah. Namun jika kamu sudah paham kamu akan lebih mudah mengeksplor aplikasi sesuai yang kamu inginkan.

1. Android Studio

android studio

Android Studio adalah sebuah Integrated Development Enviroment (IDE) yang diperuntukkan untuk Android Development, dimana android studio ini dikenalkan oleh pihak google pada acara Google I/O di tahun 2013. Android Studio merupakan suatu pengembangan dari Eclipse IDE, dan dibuat berdasarkan IDE Java populer, yaitu IntelliJ IDEA. Android Studio merupakan IDE resmi untuk pengembangan aplikasi Android. Sebagai media yang menjadi pengembangan dari aplikasi Eclipse, Android Studio tentunya sudah dilengkapi dengan gaya baru serta mempunyai banyak fitur-fitur baru dibandingkan dengan Eclipse IDE. Berbeda dengan Eclipse yang menggunakan Ant, Android Studio menggunakan Gradle sebagai build environment.

Tampilan layout android studio

Versi liris stabil yang pertama diliris pada December 2014, dimulai sejak versi 1.0. Sedangkan versi stabil yang sekarang adalah versi 3.13 yang diliris pada Juni 2018. Fitur-fitur lainnya yang sudah disematkan pada Android Studio adalah sebagai berikut :

  • Menggunakan Gradle-based build system yang fleksibel.
  • Bisa mem-build multiple APK .
  • Template support untuk Google Services dan berbagai macam tipe perangkat.
  • Layout editor yang lebih bagus.
  • Import library langsung dari Maven repository
  • Dukungan Gradle-based build
  • Android-specific refactoring dan perbaikan cepat
  • Lint tools untuk menangkap kinerja, kegunaan, kompatibilitas versi, dan masalah lainnya
  • Integrasi Proguard dan kemampuan penananda tanganan aplikasi
  • Template-based wizards untuk membuat template design umum seperti drawer atau empty activity
  • Mendukung untuk pengembangan aplikasi Android Wear.
  • Editor tata letak yang memungkinkan pengguna untuk menyeret dan menjatuhkan (drag-and-drop)
  • komponen UI, opsi untuk melihat tata letak pada beberapa konfigurasi layar
  • Dukungan bawaan untuk Google Cloud Platform, memungkinkan integrasi dengan Firebase Cloud
  • Messaging (‘Perpesanan Google Cloud’ Sebelumnya) dan Google App Engine
  • Android Virtual Device (Emulator) untuk menjalankan dan men-debug aplikasi di studio Android.
  • dan masih banyak lagi.

2. Netbeans

logo netbeans

Netbeans merupakan Sebuah proyek open source code yang mempunyai pengguna yang sangat luas. Netbeans saat ini mempunyai dua jenis, yaitu Netbeans IDE dan NetBeans Platform. Netbeans IDE adalah salah satu aplikasi IDE yang ditulis dengan dalam Java dan digunakan programmer untuk menulis, mengompile, mencari kesalahan, dan menyebarkan program.

Sedangkan Netbeans Platform adalah fondasi yang modular dan dapat diperluas yang dapat difungsikan sebagai Basic software untuk membuat aplikasi desktop yang berkapasitas besar.
Untuk informasi lainnya.

Fitur – fitur yang terdapat pada Netbeans antara lain:

  1. Smart Code Completion, untuk mengusulkan nama variabel dari suatu tipe, melengkapi keyword dan mengusulkan tipe parameter dari sebuah method.
  2. Bookmarking, fitur yang digunakan untuk menandai baris yang suatu saat hendak kita modifikasi.
  3. Go to commands, fitur yang digunakan untuk jump ke deklarasi variabel, source code atau file yang ada pada project yang sama.
  4. Code generator, jika kita menggunakan fitur ini kita dapat meng-generate constructor, setter and getter method dan yang lainnya.
  5. Error stripe, fitur yang akan menandai baris yang eror dengan memberi highlight merah.

Kelebihan lainnya dari Netbean adalah:

  • Netbeans tidak hanya dapat digunakan buat java saja, karena Netbeans dapat di gunakan untuk bahasa pemograman lain seperti C/C++, Ruby, dan PHP.
  • Mempunyai Garbage Collection,dan dapat membuat program berbasis visual dan event driven, sehingga programmer tidak perlu membuat teks program secara manual baris per baris untuk membuat Dialog atau user-interface, dapat menghasilkan teks program secara otomatis, terdapat Compailer, Builder, dan Debugger internal, dll.

3. Eclipse

Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent). Eclipse bersifat open sourse yang biasanya digunakan untuk mengambangkan aplikasi berbasis java.

Selain itu, software Eclipse ini juga dapat kamu gunakan untuk mengembangkan aplikasi android. Untuk melakukan itu diperlukan tambahan tools pengembang lainnya, seperti Eclipse Java JDT untuk Java dan Scala, Eclipse CDT untuk C / C ++, Eclipse PDT untuk PHP, dan Eclipse ADT untuk Android, serta masih banyak lagi.

4. Apache Cordova

Apache Cordova (dulunya adalah PhoneGap) adalah framework pengembangan aplikasi mobile. Cordova yang merupakan suatu set Application Programming Interface (API) perangkat memungkinkan pengembang aplikasi mobile untuk mengakses fungsi perangkat asli seperti kamera atau accelerometer dengan menggunakan bahasa JavaScript.

Apache Cordova dikombinasikan dengan framework antar muka seperti jQuery Mobile atau Dojo Mobile atau Sencha Touch. Cordova menggunakan aplikasi mobile dikembangkan dengan hanya HTML, CSS, dan JavaScript.

5. Xamarin

Apa itu xamarin? Xamarin adalah sebuah software atau aplikasi development, tools ini bisa kalian digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android, iOS dan Windows Phone.

xamarin studio

Xamarin ini sendiri memiliki dua IDE yang terdiri dari Xamarin terintegrasi Microsoft Visual Studio dan Xamarin Studio. Bagi pengembang aplikasi yang familiar dengan komputer bersistem operasi Windows dan alat pengembangan Microsoft Visual Studio cocok menggunakan Xamarin terintegrasi Microsoft Visual Studio. Namun apabila menggunakan komputer bersistem operasi Macintosh sebaiknya menggunakan Xamarin Studio.

Add comment

Subscribe

AdBlocker Message

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.