PanduanBs
Home » News » Apa Saja yang Harus Kamu Ketahui Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)

Apa Saja yang Harus Kamu Ketahui Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)

Apa Saja yang Harus Kamu Ketahui Tentang Adaptasi KebiasaaKAn Baru (New Normal) Panduanbs

Tahukah kamu? Bahwa istilah New Normal sudah tak lagi digunakan di Indonesia. Hal ini dikarenakan banyak warga Indonesia yang menyalahmaknai New Normal (Normal Baru). Sebagian besar penduduk Indonesia memaknai New Normal yaitu sebagai kembali seperti sebelum adanya pandemi virus Covid-19. Setelah pemerintah menyerukan istilah New Normal di Indonesia, warga berbondong-bondong keluar rumah tanpa sesuai apa yng diharapkan pemerintah. Banyak yang kemudian bergerombol, tidak menjaga kebersihan, mengadakan acara ramai, membuka perkantoran dan sebagainya.

Hal inilah yang menjadikan kenaikan kasus Covid-19 pada saat itu meningkat tajam. Oleh karena itu, Juru bicara Penanganan Covid-19 yaitu Achmad Yurianto mengatakan bahwa “New Normal diksi yang salah dan kita ganti menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru”. Diungkapkannya pada Jumat 10 Juli 2020 dalam acara penerjunan buku Menghadang Corona: Advokasi Publik di Masa Pandemi karya Saleh Daulay. Lalu, apa saja yang harus kita ketahui tentang Adaptasi Kebiasaan Baru? Simak terus PANDUANBS.

Presiden RI Joko Widodo juga menekankan bahwa “Kita harus beradaptasi dengan Covid-19, adaptasi kebiasaan baru. Harus kita mulai dengan kebiasaan baru yang sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga, masyarakat produktif tapi juga aman dari penularan Covid-19”. Berikut PANDUANBS bakal ngasih tau kita apa saja sih adaptasi kebiasaan baru yang perlu kita ketahui. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia berikut tata caranya.

1 Selalu Gunakan Masker

Selalu gunakan masker saat keluar rumah. Kenapa? Karena kita mungkin membawa virus tapi tidak memiliki gejala atau hanya gejala ringan, sehingga bisa menularkan ke orang lain. Tapi masker harus dipakai dengan benar! Pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu dan hanya dipakai satu kali! Masker kain dipakai ulang setelah dicuci dengan deterjen. Juga apabila kita menggunakan masker medis harus dibuang begitu sampai di rumah. Bagi penderita sakit, harap tetap di rumah saja dan gunakan masker bagi penderita maupun yang merawat di rumah.

adaptasi kebiasaan baru

2 Selalu Cuci Tangan

Sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yaa. Kita sudah sering mendengar himbauan ini bahkan setiap saat. Tapi pastikan kita melakukannya dengan tepat, selama minimal 20 detik dan selalu lakukan saat tiba di rumah atau di tempat tujuan. Saat di luar rumah, cairan pencuci tangan yang mengandung alkohol merupakan pilihan bila sabun dan air mengalir tidak tersedia. Contohnya yaitu hand sanitizer.

3 Selalu Jaga Jarak

Usahakan selalu jaga jarak lebih dari 1 meter dari orang-orang saat berada di luar rumah. Kadang kita merasa tidak nyaman saat ada yang berdiri terlalu dekat, semisal saat mengantri. Jangan ragu, minta dengan sopan agar mereka menjaga jarak dengan mengatakan “Maaf, tolong jaga jarak, ya”. Bahkan di tempat umum sekarang sudah diberi tanda silang atau lainnya untuk kita jaga jarak. Jadi, harap dipatuhi yaa untuk kebaikan bersama.

4 Istirahat Cukup dan Rajin Olahraga

Beristirahatlah jika merasa kondisi badan kurang baik, dan tetap menjaga kondisi tubuh. Rajin berolahraga juga dapat menjadikan tubuh kita bugar dan sehat. Karena jika tubuh kita sehat, daya tahan tubuh penangkal virus akan semakin kuat. Istirahat yang cukup dapat dilakukan dengan tidur selama 8 jam dan tidak larut malam. Olahraga yang baik juga dapat dilakukan dengan minimal 5 sampai 10 menit. Usahakan olahraga yang tetap dapat dilakukan di rumah yaa, contohnya push up, sit up dan sebagainya.

5 Makan Makanan Bergizi Seimbang

Kita harus selalu menjaga imun tubuh kita dengan baik, salahsatunya yaitu makan makanan bergizi dan seimbang. Diantaranya yaitu:

  • Perbanyak makan buah dan sayur yang beragam variasi
  • Konsumsi makanan yang mengandung biji-bijian, kacang-kacangan dan lemak sehat seperti zaitun, wijen dan kacang tanah
  • Minum air mineral secara teratur 6-8 gelas per hari bagi dewasa
  • Hindari makan makanan cepat saji, waspada supan lemak, dula dan garam jangan berlebihan
  • Berhentilah merokok dan hindari minum minuman beralkohol

6 Tidak Bersalaman Dulu

adaptasi kebiasaan baru

Buat kita semua jika bertemu dengan teman, tetangga, sanak saudara jauh sebaiknya “say hello” aja dulu yaaa. Hindari bersalaman maupun berpelukan terlebih dahulu. Karena bisa saja virus menempel pada tangan yang sering menyentuh benda-benda maupun peralatan umum.

7 Gunakan Uang Elektronik

Manfaatkan berbagai aplikasi uang elektronik yang ada yaa. Karena uang bisa saja menjadi sarana penyebaran virus Covid-19 yang banyak dipegang orang umum. Kita tak akan tahu darimana saja uang itu berasal, maka gunakan uang elektronik saja sebagai pembayaran atau kartu tabungan.

8 Balita dan Lansia #dirumahaja

adaptasi kebiasaan baru

Dalam kasus Covid-19, banyak kasus terjadi pada balita dan lansia. Perlu kita ketahui bahwa usia 65 keatas adalah rentan terhadap virus. Terlebih jika memiliki riwayat penyakit jantung, paru-paru, diabetes, tekanan darah dan sebagainya. Hal itu dikarenakan daya tahan tubuh yang dimiliki kurang baik.

Itu dia tata cara kita dalam menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Indonesia. Ingat! Adaptasi Kebiasaan Baru yaa, bukan New Normal lagi hehehe. Tetap taati protokol kesehatan dimana kita berada dan selalu jaga kondisi tubuh kita yaa.

Referensi

Add comment

Subscribe

AdBlocker Message

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.